Tidore — MTsN1 Tidore terus memperkuat budaya prestasi akademik dan penguasaan bahasa asing melalui keikutsertaan siswa dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Kota yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (16/05/2026) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong lahirnya generasi yang unggul, religius, dan memiliki dayasaing global.
Olimpiade Bahasa Arab merupakan ajang kompetisi nasional yang bertujuan meningkatkan kemampuan pesertadidik dalam bidang bahasa Arab sekaligus memperluas wawasankebahasaan dan keislaman siswa madrasah. Kompetisi ini juga menjadi ruang pengembangan potensi akademik siswa agar lebih percaya diri dalam berkompetisi secara sehat di tingkat yang lebih luas.
Pada pelaksanaan tahun ini, MTsN1 Tidore mengirimkan enam peserta terbaik, yakni Riswan L Djafar kelas VIIIA, Widyawati Dukomalamo kelas VIIIB, Wa Ode shakila kelas VIIIA, Indriyani Sagir kelas VIIIA, Suryani B. Goru kelas VIIC, dan Salsabila Wagey kelas VIIB. Para peserta mendapatkan pembinaan intensif dari ibu Kartini Hi. Qubaisy dan IbuFardia Muhammad melalui latihan rutin dan penguatan materi sebelum pelaksanaan lomba.
Kepala MTsN1 Tidore,Lukman Djamal,S.Pd menyampaikan bahwa partisipasi siswa dalam Olimpiade Bahasa Arab merupakan bagian dari strategi penguatan mutu pendidikan madrasah, khususnya dalam pengembangan kompetensi akademik berbasisnilai-nila ikeislaman.
“Bahasa Arab tidak hanya menjadi bahasa Al-Qur’an, tetapi juga bahasa ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Melalui Olimpiade Bahasa Arab ini, kami ingin membangun semangat belajar, rasa percaya diri, serta kemampuan siswa agar mampu bersaing secara positif di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurutnya, madrasah akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi siswa untuk mengembangkan potensi terbaiknya, baik di bidang akademik maupun non akademik. Ia menilai kompetisi seperti OBA dapat menjadi sarana membentuk karakter disiplin, tangguh, dan berprestasi.
Pembimbing OBA MTsN1 Tidore, Kartini Hi. Qubaisy, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah menjalani berbagai tahapan pembinaan, mulai dari penguatan mufradat, tata bahasa, percakapan, hingga latihan soal berbasis kompetisi.
“Kami berupaya membangun pemahaman konsep sekaligus mental kompetisi siswa agar mereka siap tampil maksimal. Semoga seluruh peserta dapat memberikan hasil terbaik dan membawa prestasi untuk madrasah,” tuturnya.
“Kami senang mendapat kesempatan mengikuti OBA tahun ini. Semoga bisa tampil maksimal dan membanggakan madrasah, guru, serta orang tua,” ungkapnya.
Pelaksanaan kompetisi secara daring dinilai tetap memberikan pengalaman kompetitif sekaligus melatih kemampuan digital peserta didik dalam mengikuti ajang akademik nasional berbasis teknologi.
Melalui keikutsertaan dalam Olimpiade Bahasa Arab ke-9 ini, MTsN1 Tidore berharap dapat terus melahirkan generasi madrasah yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter Islami, serta memiliki kemampuan bahasa asing yang mendukung kesiapan menghadapi tantangan global di masa depan.
#lughatulalqur’an
#lughhatul’alam
#lughatuljannah
#fmgmp-arab
#Oba9
#indonesiaemas




Tinggalkan Komentar